- Advertisement -
HomeParentingKenapa Bayi Suka Sekali Digendong?

Kenapa Bayi Suka Sekali Digendong?

- Advertisement -

Mama, percayalah bahwa bayi itu manusia kecil yang baru saja datang ke dunia, selama 9 bulan di kandungan mama, dia merasa begitu hangat tenang diayun ayun bahkan sampai dirinya tertidur.
Merasa lelah, mengantuk, menahan lapar ini akan mama rindukan begitu si kecil beranjak tumbuh dan bisa berjalan.
Mama akan merasakan rindu celotehan si kecil meminta gendong, menarik narik baju mama, bersikap memohon sambil menitikkan air matanya berharap mama menggendongnya.

Kenapa bayi suka digendong?

Ditemukan adanya penurunan detak jantung secara cepat ketika bayi digendong. Mereka juga berhenti bergerak (jurnal Current Biology)

Apakah bayi yang sering digendong jadi bau tangan?

Karena ini adalah dunia yang baru untuknya, dan dia sedang dalam masa penyesuaian. Semua ini faktor yang membuatnya cukup cemas ketika ia ditinggal dalam keadaan sendirian.

Bagaimana menidurkan bayi tanpa digendong?

  1. Menciptakan suasana yang redup atau gelap dapat memancing otak untuk merilis melatonin, hormon yang bikin seseorang ngantuk.
  2. Letakkan si kecil di tempat tidur ketika dia sudah agak mengantuk. Jangan letakkan di tempat tidur saat dia sudah tidur, apalagi terlelap.
  3. Jangan langsung pergi dari ruangan. Sabarlah dengan berada di sisi bayi, atau minimal beri tanda bahwa Mama ada di sisinya.
  4. Jika si kecil terbangun, biarkan beberapa menit agar ia kembali tidur sendiri. Apabila cara ini belum berhasil, Mama bisa dekati si kecil dan peluk ia hingga tertidur kembali.
  5. Temani ia hingga tertidur. Jangan langsung beranjak pergi ya Ma, karena bayi itu butuh beberapa menit untuk masuk ke fase deep sleep.
  6. Membedong bayi di usia 0-3 bulan dapat membantunya tak terbangun saat terjadi refleks kejut di tengah tidurnya
  7. Disarankan memberinya dream feed. Ini istilah untuk ibu yang menyusui bayinya di antara jam 10 malam sampai tengah malam.
  8. Kurangi interaksi. Semakin orangtua melakukan interaksi orang tua dengan si kecil, maka semakin bayi akan termotivasi untuk bangun dan mengira mama sedang mengajaknya bermain.
Kenapa Bayi Suka Sekali Digendong
Kenapa Bayi Suka Sekali Digendong

Bagaimana cara mengatasi bayi yang susah tidur?

  1. Begitu sudah di dalam kamar yang sunyi dan tenang, mulailah melakukan aktivitas stimulan untuk memberi kode sebelum si kecil merasa lelah. Bisa bercerita, atau bermain bayangan saat ruangan sudah gelap, atau menyanyikan sebuah lagu, tetapi jangan over stimulan ya Ma, khawatir malah jadi seru dan susah tidur. Berikan saja beberapa.
  2. Bersihkan ranjang atau tempat tidur bayi dari selimut, mainan, dan barang lain untuk memberi kenyamanan bayi. Pastikan suhu di ruangan sudah nyaman.
  3. Si kecil mungkin rewel atau menangis atau berputar putar di kasur sebelum menemukan posisi yang nyaman untuk tidur. Jika tangisan tak kunjung reda, coba periksa dengan pelan dan buai serta berikan kata-kata yang teduh menenangkan.
  4. Mama bisa mencoba untuk lebih awal meredupkan lampu, cara ini bertujuan untuk memberikan kode pada si kecil bahwa sekarang saatnya untuk tidur
    Lakukan kebiasaan kecil ini secara berulang ulang, agar ia terbiasa langsung ke mode tenang.
  5. Buatlah kebiasaan yang sama setiap harinya. Si kecil akan dengan sendirinya mengantuk jika sudah jamnya tidur. Meskipun terkadang mundur 30 menit karena baru selesai mandi atau makan.
  6. Affirmasi dirinya saat hendak tidur, bahwa hari sudah malam saatnya tidur, sampaikan terimakasih dan ucapan sayang padanya dengan lirih dan ditutup dengan mencium keningnya. Maka si kecil akan merasa disayangi dan pertumbuhan emosional nya akan semakin baik lagi.

Kapan bayi mulai tidur sendiri?

Mama sudah mulai bisa menerapkan metode Ferber saat si kecil berusia 6 bulan. Di usia 6 bulan, bayi dinilai sudah mulai siap secara fisik dan mental untuk bisa tidur sendiri di ranjangnya.
Eits, tetapi metode Ferber belum tentu bisa diterapkan pada semua anak ya Ma. Namun jika dalam 7 hari pola tidur si kecil masih belum berubah membaik atau malah memburuk, bisa saja metode ini tidak cocok untuknya.
Nah, demikian informasi tentang menggendong si kecil, banyak banget teori parenting yang bisa kita baca dan coba, hanya saja namanya anak itu akan berbeda beda cara penerimaannya, cara prosesnya, yang penting tetaplah membuat si kecil merasa nyaman ya Ma.
Agar tidak terjadi luka pengasuhan.
Sampai disini dulu ya Ma penjelasannya, jika artikel inu menarik dan bermanfaat buat mama. Yuk bagikan ke temen temen Mama yang lain. Siapa tau dari berbagi, mama bisa dapat cerita baru dari mereka yang mungkin ada yang sudah mencobanya.

- Advertisement -

Top 5 Artikel

Exclusive content

More article