Susu Formula Yang Sudah Dibuat dan Diminum Boleh Dikonsumsi Kembali?

  • Whatsapp
Susu Formula Mamalife

Susu formula pada standaranya hanya bertahan dua jam setelah dibuat. Jangan berikan susu formula yang sudah lebih dari dua jam.

Susu formula tidak memiliki sel hidup seperti ASI, akibatnya susu formula berisiko terkontaminasi bakteri patogen apabila dibiarkan terlalu lama. Susu yang sudah terlanjur dibuatoleh Mama, tidak disarankan untuk disimpan didalam kulkas. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya bakteri, dalam artian susu formula yang sudah dMamaat harus segera dihabiskan dan tidak boleh dimasukkan kedalam kulkas.

Makanan dalam bentuk minuman, atau kita mengenalnya dengan susu mempunyai kandungan gizi yang seimbang. Bakteri akan sangat mudah sekali untuk tumbuh apabila susu formula tidak segera dihabiskan dalam satu kali minum. Susu formula tentu berbeda dengan ASI yang dengan mudah untuk memberikan ke anak. Tidak dengan susu formula yang harus melalui berbagai proses penyajian terlebih dahulu untuk dikonsumsi.

Sering ditemui bahwa beberapa bayi juga sering tidak menghabiskan susu formulanya dan pasti muncul pertanyaan, berapa lama susu formula bertahan atau bahkan apa efek bayi minum susu formula basi?

Mamalife akan berusaha menyadur dari berbagai sumber.

Bolehkah susu formula diminum lebih dari 2 jam?

Susu formula ketika bercampur dengan air, dari situlah waktu penyajian susu formula mulai dihitung mundur. Dua jam merupakan waktu yang berlaku dan harus berada pada suhu kamar ataupun tidak terpapar udara bebas dan sangat tidak dianjurkan untuk dipanaskan kembali.

Jadi mengkonsumsi susu formula yang lebih dari 2 jam sangat tidak disarankan.

Bagaimana Cara Membuat Susu Formula yang Baik dan Benar?

Bayi idealnya mendapatkan ASI ekslusif semenjak lahir hingga usia bayi berumur 6 bulan. Tetapi ada beberapa kondisi tertentu dimana pemberian ASI tidak memungkinkan diberikan oleh Mama sehingga peran susu formula dMamatuhkan untuk memenuhui kebutuhan gizi bayi.

Pemberian susu formula juga harus baik dan benar, tidak boleh sembarangan baik itu disaat pembuatan, menyeduh bubuk susu formula dengan air semua harus benar dan tentunya higienis.

Ada beberapa aspek untuk memberikan susu formula bayi, antara lain ;

Pertama, ASI ekslusif tidak didapatkan oleh bayi semenjak lahir hinggu usia 6 bulan.

Kedua, bayi mendapatkan ASI ekslusif disaat baru lahir, tetapi dalam perjalanan menuju ASI ekslusif bayi perlu diberikan susu formula karena suatu hal.

Baca Juga :  Menyusui Disaat Ibu Terkonfirmasi Positif Covid-19?

Ketiga, bayi sudah genap 6 bulan sehingga mulai belajar untuk mengkonsumsi MPASI ( Makanan Pendamping ASI).

Steril dan higienis merupakan dua kunci yang harus Mama perhatikan dalam memberikan susu formula untuk bayi. Selalu pastikan bawah Mama mengetahui cara menyeduh ataupun membuat yang benar agar higienis dan steril tetap terjaga. Dikarenakan susu formula sangat riskan dan beresiko untuk terkontaminasi oleh bakteri.

Suhu air yang kurang panas disaat menyeduh susu formula untuk bayi mama bisa menyebabkan susu formula tempat ideal untuk berkembang biak untuk bakteri. Resiko yang muncul seperti diare mengancam bayi Mama yang bisa berujung pada masalah gizi bayi.

Bolehkah membuat susu formula air panas dicampur air dingin?

Cara membuat susu formula tentu berbeda dengan jaman dulu dan sekarang. Dulu, susu formula susah larut karena lemaknya tinggi, sehingga harus diseduh dengan air panas. Sekarang, susu formula sudah mengandung zat pelarut, yang bila dicampurkan dengan air suam-suam kuku.

Cara membuat susu yang benar untuk bayi adalah mencampurkan air dingin dan panas dengan perbandingan 2:1. Hasilnya, air susu tak terlalu panas atau dingin, tapi suam-suam kuku.

Berikut cara membuat atau menyeduh susu formula yang benar untuk bayi

1. Cuci tangan
Terkadang sepele terlihatnya, tetapi cuci tangan sangat tidak boleh diabaikan, pastikan Mama mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selalu dan pastikan untuk mencuci tangan sebelum mulai membuat susu formula untuk bayi mama.

2. Siapkan dan bersihkan botol susu bayi.
Selain cuci tangan, kebersihan botol susu bayi untuk susu formula juga hal utama dan tidak bisa dianggap remeh. Karena botol susu bayi yang kotor dapat menyimpan bakteri di dalamnya dan bisa menimbulkan penyakit untuk bayi.

Selain botol susu, pastikan sendok dan peralatana makan minum bayi semuanya selalu dalam keadaan bersih dan higienis. Selalu gunakan sikat khusus botol untuk membersihkan botol susu formula. Setelah mencuci bersih, Mama bisa mensterilkan botol susu dengan alat khusus sterilizer botol bayi. Biarkan botol susu yang Mama cuci kering sendirinya.

Setelah kering Mama bisa menggunakan botol susu tersebut.

3. Masak Air Panas dan seduh susu.
Tanggal kadaluwarsa susu formula jangan pernah luput dari pengawasan mama, pastikan susu tersebut tidak kadaluwarsa sebelum diberikan ke bayi. Baca petunjuk penyajian yang tertera pada kemasan susu formula, seperti berapa sendok susu yang harus diberikan ke bayi Mama.

Cara membuat susu formula untuk bayi yang benar selanjutnya yakni merebus air yang akan digunakan untuk menyeduh susu. Setiap kali membuat susu, selalu gunakan air matang bersuhu tidak kurang dari 70 derajat Celcius dengan jumlah secukupnya sesuai takaran.

Baca Juga :  Mati Listrik, Bagaimana ASIP Untuk Bayiku? Berikut Tips Menyimpan ASIP

Hindari cara membuat susu formula bayi dengan mencampurkan air bersuhu 70 derajat Celcius dan air dingin. Jadi, suhu air memang harus matang sempurna. Setelah itu, aduk rata atau Anda bisa mengocoknya (pada botol yang sudah ditutup) sampai bubuk susu larut sempurna.

Sebelum memberikannya kepada bayi, turunkan suhu susu yang masih panas dengan meletakkan botol pada wadah berisi air dingin. Anda juga bisa meletakkan botol di bawah air mengalir agar suhunya turun. Kemudian keringkan botol susu dengan tisu atau lap bersih.

Dalam Sehari Boleh Konsumsi Berapa Kali Susu Formula?

Bila normal, rata-rata susu diberikan delapan kali sehari atau setiap tiga jam sekali. Namun, saat mencapai usia 6 bulan, bayi mulai bisa mendapat makanan padat, misalnya buah, biskuit, dan bubur susu. Di usia 8 bulan, bayi sudah mulai makan nasi tim, dan pemberian susu dikurangi menjadi empat kali sehari.

Susu formula tahan berapa lama di kulkas?

Ketika Mama tidak bisa memberikan susu formula kepada bayi pada saat itu juga atau setelah dMamaat, segera dinginkan susu dan simpan kedalam kulkas dengan suhu dibawa dibawah 5 derajat celcius. Serta pastikan susu formula tersebut diberukan dalam kurun waktu tidak kurang dari 24 jam.

Apabila bayi Mama tidak menghabiskan susu formula tersebut dalam waktu 2 jam, sebaiknnya buang susu formula tersebut. Pastikan juga, susu formula bubuk yang belum diseduh selalu disimpan dalam keadaan tidak lembab dan tertutup rapat.

Apa efek bayi minum susu formula basi?

Bayi yang tidak sengaja minum susu formula basi akan menunjukkan beberapa gejala, seperti muntah, diare, serta terlihat lemas tak bertenaga.
Biasanya susu yang basi akan tampak menggumpal dan juga berbusa. Selain itu, susu yang basi juga menimbulkan bau asam yang menyengat dan rasanya pun akan berubah menjadi asam. Lantas, jika bayi sudah telanjur mengonsumsi susu formula basi, apa yang harus Mama lakukan?

dr. Yogi Prawira, Sp.A(K) dari RSUPN Cipto Mangunkusumo. Menurutnya, langkah yang paling tepat yang bisa orang tua lakukan ketika anaknya tidak sengaja meminum susu formula basi adalah dengan memberinya minum agar tidak dehidrasi.
“Jika terdapat gejala seperti muntah atau diare, maka yang terpenting pastikan kecukupan cairan, jangan sampai anak dehidrasi. Jika anak muntah atau diare cukup sering, berikan oralit untuk mengganti elektrolit yang hilang,”

Jika Mama ingin berikan yang terbaik dan aman saja untuk kesehatan si kecil, maka susu formula yang sudah dibuat dari sudah lebih dari dua jam sebaiknya dibuang. Serta selalu konsultasikan ke dokter anak untuk pemberian susu formula.

pinit fg en rect red 28

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *